Now Playing Tracks

G akan mungkin. “Tanpa izin Allah”

Mimi it was a stupid thing. Dia g bakalan baca blog mimi. Lia aja cara dia nerima telpon waktu mimi tlpon dia. Yahhh he gave me spirit for my studies. Pi dia g respect. Ampun dah!!! Apa aq hapus aja semua memory tentang dia kaya Kim Joo Won di film secret garden. Bukan hal buruk. Bukan juga hal baik. Baik buruk biar Allah yang liat ntar. Menghapus memory mianhe ya Mr B. Kamu suka baca blog in to gak. Aq akan menghilangkan se….mua kenangan atas kamu. And….. aq punya sepupu kece and caem yang mau mrivatin mimi, 2 hari satu minggu. Horrey!!! Walau long distance but he said “Kamu telpon aja aq nantinaq telpon kamu balik.” Padahal waktu mimi tanya kalo pulang kerja biasanya jam berapa jawabnya ” gak tentu, kadang sore, malem, sering juga nginep di Kantor.”
Subhannallah waktu mi bilang mi mintol di ajarin dia bilang “gak kok, aq gak sibuk2 banget, santai aja. Kamu telpon aja ntar aq hubungin kamu bali.” Alhamdulillah… semoga bisa buat move on. Lagian orang pinter bukan cuma Mr. B huft…. bete. Gak sia2 punya sepupu smart….Gamsahamnida Allah ♡♡♡

Ini untuk kamu Mianheyo

KARENA Allah…

jika benar aku mencintai mu karena Allah, maka engkau…

tidak untuk kumiliki
tapi untuk menyertai
tidak untuk sebuah kriteria
tapi untuk sebuah cita-cita

tidak harus selalu diawali dengan perasaan
karena perasaan akan hadir seiring perjalanan

mencintai karena Allah
bukan berarti engkau hanya rela “memiliki” nya
namun engkaupun rela “melepaskan” nya
bukan untuk sebuah idealisme
tapi sebagai tanda bukti bahwa Ridlo Allah yang kita harapkan

aku memang mencintainya..
tapi akupun tak ingin menjadi “benalu” dalam hatinya
sehingga aku menjadi “ilah” selain Allah dalam hatinya

aku tak ingin…
orang yang aku cintai, menjadi alat setan untuk menjerumuskan diriku
begitu pula dirinya…
ku tak ingin kehadiranku dalam hatinya menjadi perangkap untuk merusak hatinya

memang..
aku sangat berharap bahwa dirinya dapat menyertai perjalanan hidupku
menyertaiku dalam mengabdi pada Allah dan RosulNya
menggores masa dengan pengabdian
mengukir waktu dengan perjuangan

wahai diri..
jika memang kau mencintainya karena Allah
cintailah dia dengan cara yang benar
cintailah dia pada saat yang tepat

Ya Robb..
aku tak akan memaksakan diri hanya untuk sebuah perasaan

Ya Robb..
jika dia memang jiwa yang telah Kau pilihkan untuku, berikanlah kami jalan dan petunjuk
jika dia memang takdir bagi ku, pantaskanlah dia untuku dan pantaskanlah diriku untuknya

Ya Robb..
aku memilihnya karena sebuah keyakinan
aku terima seluruh kelebihan dan kekurangannya
aku terima seluruh luka dan bahagia yang menyertai hidupnya
aku terima dirinya dengan seluruh apa yang telah Engkau berikan untuknya

Ya Robb..
jika ada dua pilihan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya
jika ada sepuluh pilhan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya
jika ada seratus pilihan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya

dan jika hanya ada satu pilihan, dan tidak ada dia dalam pilihan itu…
maka aku pun akan menerimanya sebagai pemberian terbaik dari Mu…

aku tidak akan memaksakan diriku untuk memilihnya
karena Engkaulah yang Maha Mengetahui
karena Engkaulah yang Menciptakanku
karena Engkaulah yang Memelihara diriku

Ya Robb…
jika dengan menutup cinta ini yang menjadikan Mu Ridlo kepadaku
jika dengan mengorbankan perasaan ini Engkau menyelamatkanku
di saat manusia tergelincir di jembatan ash shirot

maka aku serahkan cinta ini untuk Mu..
sebagai wujud bakti ku pada Mu
sebagai wujud syukurku pada Mu

Ya Muqollibal Qulub, Tsabbit Qolbi ‘ala diinik..
aku yakin bahwa tidak ada Ketetapan Mu yang salah
aku yakin bahwa semua Kehendak Mu sangat terukur

buatlah aku mencintai pilihan yang Kau berikan
buatlah aku setia pada pilihan yang Kau berikan
buatlah aku menyayangi pada pilihan yang Kau amanahkan


Ya Robb..
dengan segala Kekuasaan Mu
dengan segala Kekuatan Mu
dengan segala Keagungan Mu

Hamba mohon pada Mu,
kuatkanlah hati ini saat ketetapan Mu membuat hati ini terasa sempit
tenangkanlah hati ini saat ketetapan Mu membuat hati ini terasa berat
sesungguhnya hanya dengan Pertolongan Mu lah, diri ini bisa menjalani semua ketentuan Mu.

Ya Robb buatlah diriku mencintai Mu lebih dari segala makhluk yang telah Engkau Ciptakan
Ya Robb buatlah diriku mencintai Rosul saw, karena Engkau pun mencintai nya (saw)

inilah isi hatiku, inilah harapanku, inilah keyakinanku…

aku tidak hanya mencintaimu..
tapi aku ingin mencintaimu karena Alloh
aku ingin mencintaimu dengan cara yang benar
aku ingin Alloh Ridlo dg cinta ini
tak usah khwatir jika engkau adalah Qudrah dan Irodah Nya
karena semuanya pasti akan terwujud, hanya waktu yang akan menjadi saksi kekuasaan Nya

tak usah memaksakan jika dia memang bukan untuk diriku
karena pasti aku bukan yang terbaik untuk mu

sehebat apapun cinta ini…
tidak akan pernah bisa menyelamatkan kita, saat matahari hanya satu hasta di atas ubun2 kita

karena yang terbaik adalah…
kita menjaga perasaan dan keyakinan ini dengan sebersih-bersih ketauhidan
kita diwafatkan bersama hamba-hamba yang berbakti
hamba-hamba yang mengorbankan sesuatu yang paling dicintainya untuk Tuhan nya

semoga Alloh mempertemukan kita kembali disatu tempat
dimana para abid melihat Robb-nya dengan penuh keridloan dan kebahagiaan
kulakukan semua ini, karena aku mencintaimu karena Alloh swt

amin..

NB: Untuk sahabat yang sudah mengingatkan aku melalui tulisan ini„syukran jazakillah ukhti sayang.Semoga Allah selalu menjagaMU.Amin..Afwan tulisannya saya copy yach..

Pieces of the story

Aq berjalan menuju ke parkiran mobil. Saat itu cuacanya panas tapi anginnya dingin. Aq menerima telpon dari Harry. Berjalan denan boots yang sering aq pakai karena itu boots pemberian ayahqu. Tingginya setengah betis warnanya coklat muda dgn heels 5cm. Aq menerima telpon saat itu Harry bertanya aq sedang berada dimana saat ini. Aq berkata aq dalam perjalanan menuju ke hotel. Ayah akan segera tiba karena barusan dia mengirim pesan kalau dia sudah berada di bandara … di New York.
“Tolong telpon aq jika kau sudah sampai di hotel.” Ujar Harry.
“Iyah tentu. Harry kau sedang apa?”
“Aq sedang bermain catur bersama max.” Jawab harry.
“Max?? Siapa itu max?” Tanyaqu yang kemudian menekan alert unlock car dan aq sudah berada di belakang mobilqu sendiri.
“My old friend.” Jelas Harry. Max adalah teman satu SMA dengan Harry yang tinggal di New York untuk berkuliah.
Saat sudah berada di mobil aq meletakan tas disamping kursi mengemudi dan masih berbicara dengan Harry ditelpon.
“Oke, akan aq hubungi lagi nanti.” Ujarqu yang kemudian menghoduokan mesin mobil.
“Hati2 dijalan sayang.” Aq cerita sebelumnya pada Harry kalau aq mengemudikan mobilqu sendiri akan tetapi aq tidak menjelaskan masalah kondisi pisicisqu. Aq rasa belum waktunya.
“See u soon honey.” Ujarqu.
“Love you.” Jawabnya.
“Me too.” Kemudian aq menutup telpon dan mulai menjalankan mobil.

-> Saat aq sampai di hotel saat aq ingin masuk sesuatu membuatqu terkejut dan berhenti melangkah, semua karyawan berbaris berjajar dari pintu masuk sampai tangga naik menuju ke lift. Aq terkejut sungguh karena sebelmumnya mereka tidak pernah seperti ini begitu juga dengan penjaga2 yang bekerja untuk ayahqu termaksud Mark. “Silahkan masuk nona, Tuan Woo sudah menunggu anda di atas.” Ujar Mark. Saat aku masuk semua karyawan membungkukan badan merepa perlahan persis saat aq melintasi mereka. Apa yang terjadi hatiqu berkata hal seperti in belum pernah terjadi sebelumnya. Aq tidak mau berfikir panjang untuk itu aq teringat ayah yang sudah menungguqu di kamar. Saat lift sudah menghantarqu ke lantai 270. Aq perlahan berjalan menuju kamarqu. Pintunya tidak tertutup tidak juga terbuka lebar. Saat aq sudah berada didepan pintu perlahan tanganqu mendorong pintu agar terbuka dan aq melihat ayah sedang berdiri mengharap ke jendela dan menantiqu. “Joya…!” Ujar seorang wanita yang duduk di sofa kemudian saat melihatqu dia langsung beranjak dari sofa dan dia adalah ibuqu. “Ibu…” aq tak kuasa menahan waktu yang sudah lama memisahkan aq dan ibu walaupun setiap hari dia menelponqu tapi tetap saja aq merindukannya aq bejalan cepat menuju ke arahnya dan memeluknya. Diapun menyambutqu dengan pelukan hangat. Perlahan aq lepaskan pelukannya aq melihat wajahnya dan dia mengeluarkan air mata. “Kenapa ibu menangis?” Ujarqu. “In air mata bahagia anakqu.” Ibu seorang wanita yang lembut dan mudah tersentuh hatinya dengan sesuatuhal yang baginya itu sangat berharga. Karena itu ibuqu penuh dengan solidaritas. “Sana temui ayahmu.” Ujarnya sambil menatap wajah ayah. Ayah yang melihatqu berdiri didekat ibu walaupun dia kemari karena separuhnya memberontak dengan adanya ikatan hubungan antara aq dan harry. Tapi dia tetap tersenyum dan membentangkan tangannya wakty aq melihat kearahnya. “Kemarilah anakqu.” Ujarnya dengan senyum. Aqpun mendekatinya dan merangkuknya. “Aq rindu padamu ayah.” Ujarqu “Ayah juga sayang.” Jawab ayah. Ayahqu bukan seorang dengan sifat temperament yang tinggi. Dia tidak pernah marah padaqu secara langsung hanya jika marah dia langsung bertindak. “Katakan. Apa yang membuatmu berani mengambil keputusan untuk mengendarai mobil? Mark bilang kau mengusir semua penjaga?” Ujarnya saat aq masih dalam pelukan ayah. Setelah ayah berkata seperti itu aq melepaskan pelukanqu dan berkata. “Aq hanya ingin menemui Miguel.” “Ayah dengar itu.” “Apa yang ayah perintahkan pada semua karyawan?” Aq bertanya tentang karyawan2 yang menyambutqu tadi. “Di darah ayah mengalir darah orang asia.” Jelasnya sambil kembali menatap pemandangan diluar jendela “salah satu dari mereka tidak ad yg berhasil menjagamu dengan membiarkanmu mengendarai mobil sendiri. Jadi ayah perintahkan mereka untuk minta maaf denganmu.” “Ayah, ayah tau ap tanggapan Miguel saat dia melihatqu membawa mobilqu sendiri?” Ujarqu sambil mendekatinya” Dia bilang perubahan kesehatanqu lebih membaik dan jangan bebani pikiranqu dengan sesuatu hal yang membuatqu sedih.” Ayah langsung menoleh menghadap ke wajahqu. “Miguel berkata seperti itu?” “Ayah aq cukup letih dengan apa yang ayah lakukan. Maksudku, ayah mengambil perintah di hotel New York untuk memberi promosi ditengah bulan Desember. Ayah tidak bialng dulu padaqu. Kenapa ayah?” -to be continue-

0:12, Monday October 20, 2014

Gak nyangka difoto narsis juga ^_^
Apa…tadi yg mau aq searching… knp malah ngepoin fb orang. Mianhamnida Allah. Astagfirullah. And Gamsahamnida Allah I am glad to heard that he want to be my private teacher. For the first time in my life I am feeling lika I have a real brother who full of caring. Allah jika memang in jawaban dari doaqu permudahlah. Aamiin Allahuma Aamiin

We make Tumblr themes